Syarat Dokumen Pencairan Dana BSM / PIP Yang Belum Diambil Siswa Tahun 2016, 2015, dan 2014

Edukasippkn.com - Berdasarkan surat edaran resmi Ditjen Dikdasmen Kemdikbud RI Nomor 05/D/SE/2016 tertanggal 25 April 2016 tentang syarat dokumen pencairan dana Program Indonesia Pintar / PIP yang belum diambil siswa sampai dengan tahun 2016 ini.

Surat edaran tersebut sebagai tindak lanjut atas arahan presiden kepada para Menteri dan Eselon I Kementerian dan Lembaga Negara tanggal 22 Maret 2016 tentang Deregulasi dan Debirokratisasi.

Selain itu juga memperhatikan akan adanya Permendikbud Nomor 12 Tahun 2015 tentang Program Indonesia Pintar, Surat Ditjen Dikdasmen Nomor 1591/D/KU/2016 hal percepatan pencairan Dana PIP Tahun 2015 dan juga memperhatikan akan adanya tingkat pencaira/pengambilan dana PIP tahun 2015.

Sebagai tindak lanjutnya perlu dilakukan langkah-langkah percepatan pengambilan/pencairan dana Bantuan Siswa Miskin dan Program Indonesia Pintar tahun 2014, 2015. Dan 2016 yang belum diambil oleh siswa.

Pengambilan/pencairan dana BSM/PIP tahun 2014, 2015, dan 2016 yang belum diambil oleh siswa, dengan dengan satu syarat yakni satu dokumen yaitu surat keterangan dari kepala sekolah.


Pengambilan kolektif hanya disyaratkan surat keterangan kepala sekolah, disertai surat pernyataan kepala sekolah akan menyerahkan dana PIP kepada siswa sesuai Penetapan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (tidak perlu meminta keterangan atau persetujuan kepala dinas setempat.

Demikian informasi mengenai Syarat Pencairan Dokumen Pencairan Dana Program Indonesia Pintar Yang Belum Diambil Siswa di tahun 2016 ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

0 Response to "Syarat Dokumen Pencairan Dana BSM / PIP Yang Belum Diambil Siswa Tahun 2016, 2015, dan 2014"

Poskan Komentar